Penataan dan Reformasi Birokrasi Menjadi Perhatian Serius Bupati Edi

KANALKUKAR- Disela ngopi bareng dan ngobrol santuy, bersama Forkopimda, pemuda dan jurnalis kukar, Minggu(1/3) malam di warung Benaung Timbau, Bupati Kukar Edi Damansyah berkesempatan, menyampaikan program keberhasilan pembangunan selama dia memimpin kukar.

Penataan dan reformasi birokrasi menjadi perhatian serius bupati untuk dilakukan, yang difokuskan bupati dengan ciri kumis, yang akrab disapa Daman ini, dengan mengubah mindset dan budaya kerja aparatur, yang lebih peka terhadap persoalan rakyat.

Sektor pertanian juga menjadi fokus bupati selama memimpin, pengembangan pertanian dalam arti luas, sedikit demi sedikit sudah terwujud secara signifikan. Daerah pesisir yang andal dengan sektor perikanannya, sudah berkolaborasi dengan sektor pertanian.

“Saya sudah urai persoalan pertanian meliputi, irigasi, alat pertanian yang modern, permodalan, dan kekurangan penyuluh pertanian, tapi ini akan diselesaikan demi memajukan pertanian di kukar,” ujarnya.

Untuk urusan infrastruktur jalan, bupati Edi meyakini, beberapa kecamatan sudah tersambung dan terhubung dengan baik, yang belum terhubung hanya beberapa titik saja yang akan dibenahi dengan segera, karena faktor infrastruktur menjadi salah satu faktor, yang dapat mengangkat kesejahteraan rakyat.

“Kalau infrastruktur jalan alami gangguan, maka angkutan barang dan orang akan alami gangguan, ini yang tidak boleh terjadi,” ucapnya.

Pembenahan sanitasi juga sudah dilakukan pemkab kukar, dengan memenuhi kebutuhan dasar air bersih di beberapa desa, ada desa yang tadinya tidak bisa menikmati air bersih, saat ini sudah bisa dirasakan.

“Beberapa desa yang ada di kecamatan wilayah kukar sudah menikmati air bersih,”ujarnya.

Dibidang pendidikan, bupati Edi menjelaskan juga sudah mengalami kenaikan saat masanya, seperti angka partisipasi anak sekolah sudah meningkat, bahkan indeks kualitas SDM kukar juga sudah sangat tinggi tembus diangka 70 lebih.

Demi menciptakan ekonomi kreatif, ditengah kelambatan ekonomi, pemkab kukar mempermudah segala perizinan yang mencakup usaha masyarakat, jika perizinan usaha mudah didapati, maka logikanya akan mudah juga mendapatkan akses permodalan dilembaga perbankan atau lembaga keuangan lainnya.

“Ada yang memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat(KUR) bagi UMKM di BRI dan Bankaltimtara, jika ada pihak bank, yang memperusulit pinjaman permodalan, laporkan ke saya, maka saya akan tindaklanjuti dengan bank, agar dapat dipermudah,” katanya.(HK)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan