Saturday 20th July 2024

Temui Poktan di Jembayan, Bupati Pastikan Pemerintah Siap Wujudkan Kukar Lumbung Pangan IKN

TENGGARONG – Sudah bukan rahasia bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki impian mulia untuk mewujudkan lumbung pangan bagi Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Impian ini sejalan dengan misi Bupati dan Wakil Bupati Edi Damansyah bersama Rendi Solihin melalui Kukar Idaman tahun 2021-2026. Yakni memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif.

Impian ini bukan sekedar kata-kata belaka. Pemkab Kukar terus gencar menyalurkan bantuan bagi kelompok tani untuk menunjang produktivitas mereka. Mengingat Kukar yang masih bergantung dengan sektor migas yang tidak dapat diperbaharui. Pemkab Kukar terus mendorong sektor pertanian dalam arti luas yang tidak akan habis. Salah satu kelompok tani yang merasakan kehadiran pemerintah dalam pengembangan ekonomi mereka Kelompok Tani Parahyangan di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.

Kelompok Tani (Poktan) ini mendapat kesempatan dikunjungi oleh Bupati Kukar Edi Damansyah pada Kamis (4/7). Saat datang ke lahan pertanian mereka yang terletak di RT 12 Desa Jembayan ini, terdapat banyak komoditas pertanian dari hortikultura sampai padi. Ketika menyambut Bupati, Poktan ini menyuguhkan orang nomor satu di Kukar tersebut dengan ubi-ubian rebus dan salah satu komoditas unggulan mereka, jeruk siam madu.

“Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih kepada bapak Edi Damansyah. Karena telah membantu poktan kami melalui program-programnya yang sangat berpihak terhadap petani,” beber Ketua Poktan Parahyangan, Juanda kepada rombongan Bupati.

Juanda mengatakan, bantuan alsintan hingga pupuk yang disalurkan Pemkab Kukar sangat membantu menunjang produktivitas poktannya. Di lahan pertanian Poktannya, Juanda memiliki beberapa komoditas unggulan. Mulai dari jeruk siam madu, alpukat, jambu Kristal hingga durian musang king. Bahkan, pihaknya saat ini mulai menjajaki perikanan dan peternakan. Ia turut mengungkapkan kehadiran program Kukar Kredit Idaman, yang ikut membantu permodalan poktannya.

“Alhamdulillah bantuan yang diberikan pemerintah juga sangat banyak, dari alsintan kemudian pupuk. Ada juga dari Kukar Kredit Idaman kita sangat terbantu,” tuturnya.

Dalam sebulan, pertanian Juanda bisa menghasilkan omzet hingga Rp 30 Juta lebih. Poktannya yang beranggotakan 17 orang petani ini bisa meraup keuntungan lebih dari ratusan juta dalam setahun. Untuk itu, pihaknya ikut mengungkapkan rencana pengembangan agrowisata ke Bupati. Dengan kehadiran pertanian Poktannya, ia optimis agrowisata ini bisa menjadi destinasi unggulan saat ke Desa Jembayan. Hanya perlu dukungan lebih dari Pemkab Kukar, khususnya di infrastruktur konektivitas.

“Harapannya dengan rencana agrowisata ini pak Bupati bisa perhatikan infrastruktur kami. Karena kami yakin ini bisa menjadi agrowisata unggulan di Jembayan,” pintanya.

Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah turut mengapresiasi keseriusan Poktan Parahyangan dalam mengembangkan pertanian mereka. Dengan semangat tinggi para pengurus, ia yakin suatu Poktan bisa berkembang dengan sangat baik. Sehingga bisa menopang ekonomi keluarga para petani. Dan ia turut memastikan bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah mereka.

Dengan impian mewujudkan Kukar menjadi lumbung pangan IKN. Edi turut menyampaikan keyakinannya. Mengingat saat ini 42 persen kebutuhan beras di Kaltim dipasok Kukar. Serta tingginya kebutuhan pertanian hortik di pasar Samarinda yang dipasok dari Kukar. Ia turut menjawab rencana Poktan Parahyangan mengembangkan agrowisata. Edi memastikan pihaknya akan merencanakan kembali infrastruktur untuk menopang rencana tersebut. Selama mereka menjaga dan mengelolanya dengan baik.

“Saat ini fokus kami adalah pembangunan pertanian, pariwisata dan ekraf. Dan kami ingin memastikan program pangan itu berjalan dengan baik,” tegasnya. (adv)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below