Pedagang dan Pembeli Mengaku Senang Dibukanya Lagi Pasar Malam

KANALKUKAR – Dibukanya lagi pasar malam di Tenggarong setelah hampir 2,5 bulan tidak boleh berjualan membuat sebagian besar pedagang senang atas kebijakan Pemkab Kukar tersebut.

Salah satu pedagang Anto mengaku bersyukur bisa berjualan lagi di pasar malam, selain karena mata pencahariannya hanya berjualan, dibukanya lagi pasar malam membuat perekonomian akan membaik.

“Alhamdulillah bisa berjualan lagi di pasar malam, karena selama ini hanya berjualan saja yang saya andalkan untuk mencari nafkah, dan selama pasar malam ditutup saya hanya berjualan dirumah dan pesanan dari langganan saja, ” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli Nia juga mengaku senang dibukanya lagi pasar malam meskipun tahap awal hanya beberapa tempat pasar malam saja yang boleh dibuka, menurutnya selain lokasi tidak jauh dari rumah tetapi dengan adanya pasar malam perekonomian akan berjalan di tengah pandemi, dan tentu wajib memakai masker dan ikuti arahan protokol covid-19.

BACA JUGA : Edi Damansyah Ingin Sentra Perekonomian Kembali Normal, Dengan Perketat Protokol Covid-19.

“Saya seorang pegawai swasta yang biasa hanya malam baru bisa belanja membeli kebutuhan dapur karena pagi sampai sore disibukkan aktifitas kerja, dengan dibukanya lagi pasar malam tentu memudahkan saya membeli kebutuhan sehari-hari, tentu harus menggunakan masker dan sebisa mungkin juga harus jaga jarak saat berbelanja di pasar malam, ” ucapnya.

Seperti diketahui, Bupati Kukar Edi Damansyah saat rapat di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar beberapa waktu lalu akan membuka kembali usaha informal salah satunya pasar malam, namun kegiatan usaha informal tersebut seperti pasar malam hanya dikhususkan bagi para pedagang yang berstatus warga Kukar saja.

“Hal ini dikarenakan adanya stigma ditengah masyarakat terkait ketakutan terhadap pedagang dari luar daerah yang berpotensi membawa virus corona masuk kedaerah Kukar, ” tuturnya.

Edi Damansyah mengatakan, pasar malam yang telah dibuka akan menerapkan sistem keamanan sesuai standar protokol kesehatan covid-19, tentunya akan di atur dan dibatasi serta pedagang dan pembeli wajib menggunakan masker.

Edi Damansyah berharap kepada para pedagang serta masyarakat, untuk berpartisipasi dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.

“Apabila ke pasar malam selalu gunakan masker, hindari menyentuh daerah wajah, jaga jarak dengan penjual/pembeli lain, cuci tangan pakai sabun. Bagi yang sedang sakit lebih baik jangan dulu ke pasar malam, ” katanya. (Dil01)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan