Komitmen Tangani Covid-19, Bupati Kukar Edi Damansyah Anggarkan Rp 129,9 Miliar

KANAL KUKAR- Komitmen dan keberpihakan Bupati Kukar Edi Damansyah terhadap masyarakat begitu tinggi. Tak sekedar memiliki integritas, kepemimpinannya patut mendapat apresiasi tinggi. Berbagai kebijakan pun diambil dengan cepat, tepat dan penuh perhitungan. Sehingga membuat ia makin dicintai masyarakat Kukar.

Salah satunya dukungan serta komitmen anggaran terhadap percepatan penanganan Covid-19 di Kukar. Mantan birokrat ulung itu, tahu persis bagaimana kondisi serta situasi yang dialami masyarakat Kukar. Baik yang terdampak langsung, maupun tidak langsung saat wabah Covid-19 melanda.

Tak sekedar melakukan pencegahan secara masif, Bupati Kukar Edi Damansyah juga memperhitungkan dampak yang terjadi akibat berbagai kebijakan pencegahan Covid-19. Dukungan anggaran yang diberikan mencapai Rp 129.989.054.589,80. Alokasi dana tersebut meliputi penanganan kesehatan, dampak ekonomi serta penanganan masalah sosial.

“Kami ingin menuntaskan masalah Covid-19 ini dari hulu sampai hilirnya. Kita rancang penyelesaian masalahnya secara komprehensif dan benar-benar terukur,” ujar Bupati Kukar Edi Damansyah.

Dalam alokasi anggaran tersebut, Edi Damansyah melakukan peningkatan sarana dan fasilitas kesehatan. Begitu juga pemberian insentif tambahan kepada tenaga medis yang menangani Covid-19. Termasuk rumah singgah sebagai ruang isolasi.

Selain itu, dampak ekonomi yang berpotensi dialami oleh masyarakat juga akan diminimalisir. Misalnya saja dengan pemberian stimulus penguatan modal usaha kepada pelaku UMKM yang terkena dampak ekonomi akibat Covid-19. Begitu juga dengan pengadaan bahan pangan dan kebutuhan pokok untuk menjaga ketahanan pangan.

“Para pelaku usaha, terutama UMKM di Kukar ini harus dikuatkan. Begitu juga masyarakat Kukar secara individu maupun kelompok lainnya,” tambahnya.

Bahkan, Bupati Kukar Edi Damansyah juga memperhitungkan masyarakat yang terdampak atau memiliki resiko sosial akibat Covid-19. Misalnya saja penyediaan kebutuhan dasar bagi para Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dan masyarakat miskin di Kukar. Terlebih lagi para ti;ang punggung keluarga yang terpaksa harus menjalani isolasi di Kukar.

“Sekeras mungkin, tenaga dan pikiran saya beserta jajaran di lingkungan Pemkab Kukar akan fokus menangani Covid-19 di Kukar ini. Kami mohon doanya dari warga, semoga wabah ini segera berakhir,” tutup Edi.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan