Edi Damansyah Ingin Sentra Perekonomian Kembali Normal, Dengan Perketat Protokol Covid-19.

KANALKUKAR- Kabar menggembirakan disampaikan Bupati Kukar Edi Damansyah, bahwa usaha informal yang menjadi Sentra ekonomi masyarakat, akan dibuka kembali, setelah hampir tiga bulan, dilakukan penutupan sementara, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kukar.

Kabar tersebut, disampaikan Bupati Edi, Rabu(27/5) siang, bersama Forkopimda Kukar.

“Mulai hari ini(Rabu, red) pasar malam, cafe, angkringan, pusat kuliner, dan wahana permainan anak, kita buka kembali, “ tegas Bupati Edi.

Edi memastikan, meski dibuka secara normal, akan tetapi ada persyaratan yang akan diberlakukan, seperti harus menerapkan standar keamanan, yang sesuai dengan protokol pencegahan penyebaran virus Corona.

“Yang harus diterapkan, penjual dan pembeli menggunakan masker, kalau ada pembeli yang tidak gunakan masker, atau maskernya dilepas, harap diingatkan. Selain itu juga jangan lupa disiapkan sabun cuci tangan dan hand sanitizer, ini sangat penting untuk diberlakukan,“ ucap Bupati Edi.

Khusus pasar malam, menurut Edi, yang boleh berdagang khusus orang Kukar saja, pedagang dari luar Kukar tidak diperbolehkan dulu, demi keamanan dan kenyamanan bersama.

“Bukan membeda-bedakan antar pedagang, akan tetapi ada anggapan masyarakat, orang luar Kukar berpotensi membawa dan menyebarkan virus, “jelasnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Disperindag Kukar, Sayyid Fathul lah mengatakan, dibukanya pasar malam dan usaha informal lainnya, merupakan angin segar dan penantian panjang, dari para pedagang pasar malam, yang sudah sejak lama ingin berdagang. Pembatasan berdagang sangat mempengaruhi pendapatan para pedagang yang turun drastis, sejak adanya kasus pandemi Covid-19.

” Dibuka kembali pasar malam, berarti perekonomian masyarakat di tingkat desa akan hidup kembali. Kita berharap Corona segera berakhir di Kukar, “ujarnya.(Mih)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan